![]()
Peningkatan Kepercayaan Publik: Angka yang Menggembirakan
Pada tahun 2025, kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengalami peningkatan signifikan. Survei Litbang Kompas pada November 2025 menunjukkan bahwa sebanyak 78,2 persen responden menyatakan percaya dan sangat percaya terhadap kinerja Polri. Angka ini menjadi angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan mencerminkan perubahan positif dalam persepsi masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Faktor Penyebab Peningkatan Kepercayaan

Ada beberapa faktor yang berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri. Pertama, terdapat peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Survei Litbang Kompas mencatat bahwa skor rata-rata pelayanan Polri meningkat menjadi 7,76. Hal ini mencakup keramahan petugas (7,74), sikap tidak membeda-bedakan latar belakang ekonomi (7,74), serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, prinsip nondiskriminasi juga menjadi salah satu aspek yang dinilai tinggi oleh masyarakat. Polri dinilai tidak membeda-bedakan agama saat pengurusan dokumen, dengan skor 8,26. Di sisi lain, keamanan data pribadi selama proses layanan juga mendapat apresiasi besar dari masyarakat dengan skor 8,23.
Perbaikan Transparansi dan Proses Layanan

Transparansi dalam proses layanan menjadi faktor penting lainnya. Skor penjelasan tahapan penanganan kasus mencapai 7,64, sedangkan penyelesaian laporan dinilai tuntas dengan skor 7,59. Meski kemudahan memantau progres laporan (7,28) dan kecepatan respons aduan (7,30) masih perlu ditingkatkan, secara keseluruhan arah perubahan dianggap positif.
Kemudahan mengurus dokumen administratif juga mendapat skor 7,73, sedangkan kecepatan penanganan laporan berada di angka 7,70. Rasa aman saat berurusan dengan polisi semakin memperkuat persepsi publik terhadap perbaikan interaksi langsung di lapangan.
Langkah Reformasi yang Berkelanjutan
Perbaikan yang terlihat di tingkat pelayanan dan transparansi ini tidak terlepas dari upaya reformasi internal yang dilakukan oleh Polri. Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri serta Komisi Percepatan Reformasi Polri menjadi langkah strategis yang memperkuat persepsi bahwa perubahan dilakukan secara terstruktur. Publik membaca langkah ini sebagai komitmen Polri untuk bekerja lebih profesional dan responsif terhadap tuntutan masyarakat.
Dukungan dari Lembaga Internasional
Kepercayaan publik yang meningkat juga didukung oleh penilaian internasional. Dalam The Global Safety Report 2025, Indonesia berhasil meraih skor 89 pada Law and Order Index, yang menempatkan negara ini di peringkat ke-19 dari 144 negara. Indeks ini mengukur persepsi rasa aman serta kepercayaan publik terhadap efektivitas penegak hukum di sebuah negara.
Selain itu, Indonesia juga mencatatkan raport hijau pada indikator safe to walk alone at night. Sebanyak 83 persen responden menyatakan merasa aman untuk berjalan sendirian di malam hari, yang membawa Indonesia menduduki peringkat ke-25 dunia dari total 144 negara yang disurvei.
Kesimpulan
Kepercayaan publik terhadap Polri yang meningkat menjadi 78,2 persen di tahun 2025 adalah hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan oleh institusi tersebut. Dari peningkatan kualitas pelayanan, transparansi, hingga reformasi internal, semua aspek ini berkontribusi pada perubahan positif dalam persepsi masyarakat. Konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan dan menjalankan reformasi akan menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif ini di masa depan.















Leave a Reply