MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Praktisi Hukum Minta APH Tindak Tegas Penembakan Tiga ASN/CASN di Jayawijaya  

Loading

MABESNEWS.tv, SORONG. PAPUA BARAT DAYA – Praktisi Hukum sekaligus Pimpinan Media Nasional, Agung RPP, menyampaikan belasungkawa mendalam dan kecaman tegas atas peristiwa penembakan yang menewaskan tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada perjalanan dinas di wilayah Muliama.

Agung RPP yang menjabat sebagai Kepala Kantor Hukum Pengacara dan Penasehat Hukum Fokker4 Nusantara (PERAPFEN) menyatakan, ketiga korban gugur dalam keadaan sedang melaksanakan tugas mulia melayani masyarakat.

 

“Saya mengutuk keras kejadian penembakan tersebut. Ketiga korban adalah orang baik yang meninggal akibat tertembak di tengah melaksanakan tugas sebagai abdi masyarakat — melayani masyarakat dengan membawa bantuan, namun pulang tanpa nyawa. Semoga Tuhan menyambut saudara kami di surga,” ujar Agung RPP, Kamis (10/9/2026).

 

Identitas Korban

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Jurnalis di lapangan, peristiwa berlangsung sekitar pukul 15.53 WIT di wilayah Muliama. Rombongan berjumlah 11 orang — tiga di antaranya gugur, lima lainnya selamat. Identitas ketiga korban:

 

– Aprida Rapi, S.Pt — Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya

– Drh. Alfonsius Albinus Mehan — Dokter Hewan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya

– Willi Mbuik — Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya

 

Saat kejadian, rombongan sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah serta menyerahkan bantuan pangan berupa bibit babi kepada masyarakat. Serangan diduga dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

 

Seruan Langkah Tegas

 

Agung RPP menegaskan peristiwa ini menuntut keseriusan pihak berwenang.

 

“Harapan saya, Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum segera tindak tegas serta mengambil langkah penegakan hukum. Jika tidak, kapan Papua akan maju, aman, dan damai? Diperlukan tindakan nyata demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan penuh kasih,” tegasnya.

Ia juga mendoakan agar ketiga korban mendapat tempat terindah di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan ketangguhan iman menghadapi duka ini.

 

Arpp🇮🇩

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *