![]()
Mabesnews.tv, CILACAP, Jumat (18/09/2026) — Desa Pesanggrahan, yang terletak di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan potensi daerah yang kaya dan beragam. Tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian dan galian C, desa ini kini tengah aktif memperkuat sektor perekonomian warga serta mengarah pada pengembangan pariwisata daerah.
Secara geografis dan ekonomi, Desa Pesanggrahan memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti potensi tambang batu, pasir, serta tanah urukan. Keberadaan pasar tradisional di desa ini juga menjadi urat nadi perekonomian lokal masyarakat sekitar.
Pengembangan “Kampung Durian”, Wisata Religi, dan Calon Desa Wisata
Untuk mengoptimalkan potensi yang ada, Pemerintah Desa Pesanggrahan bersama warga mulai merintis Kampung Durian. Kawasan ini dirancang sebagai destinasi eduwisata unggulan, di mana pengunjung dapat mempelajari budidaya tanaman durian dan palawija sekaligus menikmati hasil panen langsung di lokasi. Selain eduwisata pertanian, Desa Pesanggrahan juga memiliki peninggalan bersejarah berupa panembahan yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata religi.
Meskipun Desa Pesanggrahan belum ditetapkan menjadi Desa Wisata, desa ini telah didaftarkan sebagai Calon Desa yang akan dicanangkan sebagai Desa Wisata pada tahun 2026 atau 2027 mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Tengah mengenai “1.000 Desa Wisata Baru di Jawa Tengah”. Meskipun Kabupaten Cilacap awalnya hanya ditargetkan memiliki 30 desa wisata, pendataan terbaru mencatat ada 40 calon desa wisata yang masuk, salah satunya adalah Desa Pesanggrahan di Kecamatan Kesugihan ini.
Terkait keberadaan tempat wisata yang tumbuh di wilayah Cilacap, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap, Ida Farida, memberikan tanggapan mengenai tantangan, pengelolaan, dan peran dinas saat ini:
“Mengenai tempat wisata atau daya tarik wisata yang tumbuh di daerah-daerah, di wilayah kecamatan maupun desa, ada yang dikelola oleh perorangan, CV atau perusahaan, maupun instansi lain seperti Koperasi Kodim pada Teluk Penyu dan Benteng Pendem. Selagi kami belum memiliki payung hukum untuk melakukan klasifikasi terhadap daya tarik wisata, fungsi kami saat ini masih memberikan pendampingan dan sosialisasi apabila diminta,” jelas Ida Farida.
Ida Farida juga menambahkan mengenai teknis pembinaan dan status pendataan kawasan wisata di wilayah tersebut:
“Selebihnya, kami melakukan pelatihan, bimtek, dan lain-lain untuk pengelola daya tarik wisata di Kabupaten Cilacap berdasarkan ketersediaan anggaran atau instruksi dari provinsi. Kami juga menjalin komunikasi dengan para pengelola terdaftar untuk pengiriman data kunjungan wisatawan. Untuk Kampung Durian Pesanggrahan sendiri, saat ini kebetulan belum masuk ke dalam daftar resmi daya tarik wisata Kabupaten Cilacap,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ida Farida memperjelas status penetapan desa wisata serta kesiapan dokumen pendukung dari pihak pengelola setempat:
“Dan untuk mengenai status dan lain-lain, bagaimana bibit dan seterusnya itu ditanyakan langsung kepada pihak pengelola atau pihak Desa Pesanggrahan. Jadi kalau panjenengan mau fokus membahas mengenai Desa Pesanggrahan atau Kampung Durian Pesanggrahan, saya hanya bisa menjawab pertanyaan mengenai apakah sudah ada SK-nya atau belum, jawabannya adalah belum; belum menjadi desa wisata. Yang sudah menjadi desa wisata itu ada 19 yang sudah ber-SK Bupati. Selanjutnya, tahap yang sekarang adalah untuk memenuhi permintaan dari provinsi terkait target desa wisata baru yang dicanangkan. Nah, Pesanggrahan sendiri sampai dengan hari ini belum memenuhi usulan dan bukti-bukti dukung yang kami minta,” tegasnya.

Infrastruktur Semakin Baik, Ekonomi Warga Meningkat
Meski pengembangannya masih terus berjalan, potensi desa ini didukung oleh perbaikan akses infrastruktur jalan penghubung antar-desa yang kini sudah dibeton. Kehadiran jalan yang memadai tidak hanya mempermudah moda transportasi angkutan hasil tani dan tambang, tetapi juga menggerakkan roda UMKM dan usaha kuliner warga di sepanjang jalur utama desa.
Pemerintah Desa Pesanggrahan berharap berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui KKN dan Musyawarah Desa Ketahanan Pangan, dapat membawa Pesanggrahan menjadi desa yang makin mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. (mukharis)











Leave a Reply