![]()
Mabestv.Newsz.id, Bangkalan – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, oleh kakeknya sendiri terungkap setelah korban mengeluh sakit perut.
Keluarga yang mengetahui kondisi korban kemudian membawanya ke tukang pijat tradisional. Namun, setelah diperiksa, korban dan neneknya justru disarankan mendatangi bidan.
Dari pemeriksaan tersebut, korban diketahui sedang hamil tua dan akan melahirkan.
“Setelah dibawa ke tukang pijat, korban dan neneknya disarankan ke bidan. Lalu korban melahirkan di sana,” tutur Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Imtama, Kamis (5/11/2026).
Setelah persalinan, korban bersama bayinya dibawa pulang. Keluarga yang ingin mengetahui siapa ayah dari bayi tersebut lantas meminta korban menceritakan tentang orang yang telah menghamilinya.
Di hadapan keluarga, korban mengaku diduga menjadi korban pencabulan oleh kakeknya sendiri, MN (74).
Diduga Dicabuli Empat Kali Berdasarkan keterangan korban kepada Polisi, dugaan pencabulan itu pertama kali terjadi pada awal Januari 2026.
Saat itu, korban baru pulang sekolah dan sedang beristirahat di kamarnya.
“Menurut pengakuan korban kejadian itu dilakukan pelaku pada awal Januari 2026 saat rumahnya sepi,” ucapnya.
Korban sempat berusaha melawan ketika diduga mengalami tindakan tersebut. Namun, ia tidak mampu menghentikan perbuatan pelaku. “Korban berusaha melawan Namun tidak bisa,” tambahnya.
Ipda Agung Imtama mengatakan, korban juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan apabila menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Ancaman itu membuat korban memilih diam selama berbulan-bulan.
“Korban diancam makanya tidak berani cerita selama ini,” kata Ipda Agung Imtama. Setelah mengetahui pengakuan korban, pihak keluarga melaporkan kasus tersebut kepada Polisi.
Petugas kemudian menangkap MN dan dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan.
(IMM/MLDN)









Leave a Reply