![]()
PAGAR ALAM – MABESNEWS.TV, MINGGU, 8 NOVEMBER 2026 – Publik Kota Pagar Alam kembali dikejutkan dengan kabar pengunduran diri dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam. Kedua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Pengunduran diri tersebut menambah daftar pejabat di lingkungan Pemkot Pagar Alam yang memilih melepas jabatan. Sebelumnya, beberapa bulan lalu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam juga dikabarkan mengundurkan diri dari posisinya.
Keputusan dua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut kini menjadi perbincangan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Pagar Alam. Pasalnya, salah satu pejabat diketahui baru menjabat, sementara pejabat lainnya telah memimpin dinas terkait selama beberapa tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat pengunduran diri kedua pejabat tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam.
Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin, membenarkan adanya pengunduran diri dua pejabat eselon II tersebut.
“Ini bukan isu, tetapi memang terjadi. Dua pejabat eselon II mengundurkan diri, yaitu Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Perkimtan. Namun, saat ini prosesnya masih berjalan di BKN (Badan Kepegawaian Negara),” ujar Zaily saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (7/11/2026) sore.
Zaily menjelaskan, setelah mendapatkan persetujuan resmi dari BKN, Pemkot Pagar Alam akan memproses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan di kedua dinas tersebut.
Adapun dua pejabat yang mengajukan pengunduran diri tersebut adalah Kepala Dinas Perkimtan Kota Pagar Alam, David Kenedi, S.T., M.M., dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam, Septa Cahya Prabu, S.STP., M.Si.
Saat ditanya mengenai alasan di balik keputusan tersebut, Zaily mengungkapkan bahwa kedua pejabat mengajukan pengunduran diri dengan alasan pribadi, yakni ingin lebih fokus pada keluarga dan orang tua.
“Sesuai dengan surat yang diajukan, alasannya adalah ingin fokus kepada keluarga dan orang tua,” pungkas Sekda.
Pengunduran diri dua pejabat tersebut menjadi perhatian publik, mengingat jabatan kepala OPD memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat pun menantikan langkah Pemkot Pagar Alam dalam mengisi kekosongan jabatan tersebut agar pelaksanaan program kerja dan pelayanan publik di kedua dinas tetap berjalan optimal.
Wakil Kepala Bidang Investigasi
Mabesnews.com
Heri YP















Leave a Reply