MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Redam Dampak Perkelahian Siswa SMPN 1 Bulukumba, Kapolsek Ujungbulu Berikan Pembinaan Yang Humanis

Loading

MabesNEWS.tv, BULUKUMBA – Kapolsek Ujung Bulu bergerak cepat merespons laporan Orang tua siswa terkait dugaan kasus kekerasan di lingkungan sekolah, 09/09/2026

Langkah taktis ini diambil setelah adanya laporan resmi dari orang tua siswa yang menjadi korban pemukulan di lingkungan SMP Negeri 1 Bulukumba.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut mencuat setelah orang tua korban mendatangi mapolsek untuk melaporkan bahwa anaknya diduga telah dipukul oleh oknum siswa kelas 8.4 berinisial F bersama seorang rekannya berinisial A.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Ujung Bulu, IPTU Rudi Adri Purwanto, SH, langsung turun tangan untuk melakukan tindakan cepat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,

Hari Selasa, 08/09/2026 Pukul.07.30 Wita Kapolsek Ujungbulu mengambil Langkah persuasif dan humanis kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Ujungbulu, Polres Bulukumba, dalam menangani kenakalan remaja yang melibatkan pelajar.

Pasca laporan mengenai perkelahian yang melibatkan siswa SMP Negeri 1, Kapolsek Ujungbulu segera mengambil tindakan, Pertemuan yang dihadiri oleh pihak sekolah dan orang tua murid ini tidak berlangsung tegang.

Alih-alih mengedepankan sanksi hukum formal, Kapolsek Ujungbulu yang didampingi oleh Kepala Sekolah SMP Neg.1 memilih menyentuh hati para siswa lewat dialog dari hati ke hati.

Nasihat Kapolsek: “Masa Depan Kalian Lebih Berharga dari Sekadar Ego”

Di hadapan para pelajar yang tertunduk lesu, Kapolsek Ujungbulu memberikan penekanan mendalam tentang pentingnya menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan instansi sekolah.

Beliau mengingatkan bahwa perkelahian ataupun aksi perundungan hanya akan merugikan masa depan mereka.

“Kalian ini adalah generasi penerus Bulukumba, calon pemimpin masa depan. Jangan rusak masa depan kalian hanya karena ego sesaat atau salah paham yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan bicara baik-baik.

Kalau kalian terluka atau harus berurusan dengan hukum, yang paling pertama menangis dan terluka adalah ibu dan ayah kalian di rumah,” tegas Kapolsek dengan nada kebapakan.

 

(Tispran Kelana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *