![]()
MabesNews.tv, Boltim,Sulut- Isu yang dimainkan oleh sala satu media oneline sebut saja Komentarnews.co yang menuding Rahman Salehe tersangkut narkoba itu adalah fitnah dan tidak benar.
Melalui konferensi pers di ruang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (21/9/2026), Rahman Salehe mengatakan, mengenai adanya tudingan tersebut, kami akan meminta kapada pimpinan DPRD untuk dapat memfasilitasi pelaksanaan tes urine narkoba atau Urine Drug Testing (UDT) yaitu pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan obat-obatan terlarang, zat adiktif, atau residu medis di dalam tubuh melalui sampel urine kepada seluruh anggota DPRD dan staf-staf yang ada agar secara resmi jelas, bahwà di kantor DPRD tidak ada anggota DPRD ataupun staf-staf yang pernah terlibat narkoba.
Rahman menegaskan bahwa dirinya boleh menjamin kepada media, kepada orang-orang terdekat bahwa dirinya tidak pernah menyentuh barang itu, kita juga tidak tau bagaimana model barang itu, tegas Rahman.
Dijelaskannya bahwa, yang disesalkan, entah informasi itu didapat dari mana, dan tampak melalui konfirmasi dengan kami, berita tersebut sudah dimuat, sementara berita itu tidak benar dan fitnah.
Terkait hal itu, ruang publik meminta kepada kami untuk menjawab.
Jujur, sebelum berita itu dinaikkan dan diturunkan melalui media sosial, beberapa hari sebelumnya kita dihubungi oleh oknum wartawan yang mengangkat pemberitaan itu, kami bukan tidak mau menanggapi, tapi kita cari tau dulu, nomor telpon ini dapat dari siapa, kapasitas menelpon dalam kapasitas apa. karena dengan dunia media sosial yang sudah banyak memanipulasi dan tidak tau darimana asalnya, maka kami tidak menanggapinya.
Sehingga, melalui group, saya menyampaikan, apa bila ingin menarik berita tetang apa yang mau diberitakan dalam kapasitas jabatan saya selaku anggota DPRD, kita bisa fasilitasi dalam ruangan kantor DPRD untuk menjawab kalaupun ada yang mempertanyakan apa yang diberitakan menyangkut saya. Kita akan menggunakan ruangan ini untuk menjawab, dan itu media berhak untuk mempertanyakan dan berhak untuk memberitakannya.
Setelah dibaca dalam pemberitaan itu juga, penyebab tidak masuk kantor karena sedang berposes hukum, itu tidak benar, dan fitnah. Perlu diketahui bahwa tugas anggota DPRD bukan hanya berada di kantotor, tetapi setiap saat harus turun dan berada di tenga-tenga konstituen atau masyarakat untuk menyerap aspirasi karena itu merupakan bagian tugas dari kami selaku anggota DPRD. Di DPRD juga mempunyai Badan Kehormatan (BK) yang selalu memantau aktifitas anggota DPRD dan staf. Dan jujur, memang dalam satu dua kali paripurnah saya belum sempat hadir, tetapi itu juga ada alasan yang jelas kenapa saya tidak sempat hadir. Dan terkait kehadiran kami di DPRD silakan ditanya melaui staf yang ada di DPRD. Menyangkut kehadiran, saya memohon maaf kepada konstituen yang berjumlah 1.544 orang yang telah memili kami. Jika harapan besar keterwakilan kami disni, maka kami akan mengawal aspiarasi, keperluan masyarakat, kami akan memperjuangkan keperluan keperluan masyarakat, karena kami sudah di sumpah.
Dan apa bila ada instansi-instansi terkait yang bisa memeriksa setiap orang yang ada di rumah rakyat ini atau di DPRD, maka saya orang pertama yang siap di tes urine atau diperiksa, karena ruang itu yang bisa menjawabnya.”Siapapun yang terindikasi ataupun bagaimana hasilnya, semuanya akan dijawab dengan proses pemeriksaan urine itu sendiri”.
Rahman menegasakan bahwa dirinya tidak pernah menyenyuh barang itu. Penegasan itu disampaikan demi nama besar atau nama baik kami keluarga, kami tidak pernah menyentuh barang itu. Dengan jujur kami menyampaikan sangat risi dengan adanya pemberitaan itu. Bila yang dimuat berita lain bagi saya tidaklah apa-apa, tetapi masaalah ini bukan hanya saya pribadi yang terganggu, tetapi keluarga dan orang-orang yang ada didekat saya juga terganggu, sementara berita itu tidak benar dan fitnah belaka atau sama sekali tidak benar, rekaan, atau sepenuhnya kebohongan yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama baik kami.
Bila pemeriksaan atau tes urine itu dilakukan di rumah rakyat atau DPRD, Insya Allah tidak ada sampel bahwa saya pernah terlibat sebagaimana berita tudingan dan fitnah itu, tegasnya. (Pusran Beeg











Leave a Reply