MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Pembangunan Revitalisasi SDN 2 Talang Mandau Bengkalis Jadi Sorotan Publik,Dugaan Material Tidak Sesuai Spek.

Loading

MabesNews.tv, Kab.Bengkalis – Riau : Kamis 1 Oktober 2026, Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN 2 Talang Muandau, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menjadi sorotan publik.

Proyek dengan nilai bantuan Rp.1.290.326.365,00 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan 150 HK. Lokasinya di Jalan Lintas Desa Beringin, Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.

Dari hasil pantauan awak media bersama tim di lapangan pada Rabu (01/10/2026) sekitar pukul 11.39 WIB, ditemukan sejumlah dugaan kejanggalan :

1.Pemasangan baja ringan merek TERA TRUSS 75 x 75 dinilai terlalu lebar / jaraknya tidak rapat, sehingga dikhawatirkan mempengaruhi kekuatan konstruksi atap bangunan.

2.Tumpukan keramik yang akan dipasang bermerek UN 50×50 Certified EXPORT QUALITY. Di kardus tidak tertera label SNI (Standar Nasional Indonesia) secara jelas, sehingga dipertanyakan kualitas dan kesesuaiannya dengan RAB revitalisasi yang wajib menggunakan material SNI.

Kondisi di lapangan juga terlihat masih berantakan, sejumlah meja kursi belajar bertuliskan “BOS 2024” ditumpuk di teras kelas yang sedang direvitalisasi.

Saat dikonfirmasi, oknum Kepala Sekolah SDN 2 Talang Mandau tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait merek material dan spesifikasi bangunan juga tidak direspon alias bungkam.

Padahal, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Direktorat Jenderal PAUD DasMen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan yang aman dan layak bagi siswa.

Media Mabes News.Com.TV,berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis dan Inspektorat turun langsung melakukan pengawasan, mengingat anggaran yang digunakan adalah uang negara lebih dari Rp 1,2 Miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek, Komite Pembangunan Sekolah (P2S) SDN 2 Talang Mandau, maupun pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi tersebut.

Publik meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Inspektorat untuk turun melakukan pengawasan dan pemeriksaan fisik di lapangan, agar program revitalisasi yang bertujuan meningkatkan infrastruktur pendidikan ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Awak Media bersama tim akan terus melakukan pemantauan terhadap progres revitalisasi tersebut hingga pekerjaan selesai dan memasuki tahapan BAST (Berita Acara Serah Terima).

 

 

Bersambung….

Ditulis oleh :

 

 

( RS ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *