MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Warga Geruduk Musyawarah BPD Pucung Lor Protes Dugaan Asusila Perangkat Desa, Kapolsek Kroya Ingatkan Warga Jaga Ketertiban

Loading

MabesNews.tv, KROYA — Suasana Desa Pucung Lor, Kecamatan Kroya, mendadak mencekam pada Kamis malam, 29 Oktober 2026. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pucung Lor yang menggelar musyawarah terbuka sejak pukul 20.00 WIB hingga larut malam nyaris tak mampu membendung gelombang protes warga yang datang memadati lokasi.

Musyawarah tersebut digelar khusus untuk membahas dan menyikapi dugaan tindakan asusila yang mencoreng institusi pemerintahan desa setempat. Perkara ini memantik kemarahan publik lantaran melibatkan dua oknum perangkat desa yang memegang jabatan penting, yakni Kaur Keuangan (laki-laki) dan Kasi Pemerintahan (perempuan), yang ironisnya masing-masing telah memiliki ikatan pernikahan sah dengan pasangan lain.

Pertemuan yang turut dihadiri oleh perwakilan warga dan unsur pimpinan desa tersebut berjalan panas. Ketegangan memuncak ketika tuntutan massa agar kedua perangkat desa tersebut segera mengambil sikap tegas tidak menemui titik temu yang memuaskan emosi warga di lokasi.

Sinergi Aparat Gabungan Turun Tangan

Melihat eskalasi massa yang semakin memanas dan berpotensi memicu tindakan anarkis, jajaran Polsek Kroya langsung bergerak cepat untuk mengendalikan situasi. Pengamanan ketat langsung diberlakukan dengan mendatangkan perkuatan personel gabungan dari polsek-polsek terdekat, di antaranya Polsek Binangun, Polsek Nusawungu, dan Polsek Sampang. Tidak hanya dari kepolisian, unsur TNI dari Koramil Kroya juga turut menurunkan personelnya ke lokasi guna membantu aparat kepolisian mengamankan warga serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pesan Tegas Kapolsek Kroya

Di tengah kerumunan massa yang memadati area balai desa, Kapolsek Kroya hadir secara langsung memimpin pengamanan dan menyampaikan imbauan persuasif kepada warga. Dalam arahannya di hadapan masyarakat, Kapolsek menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta mempercayakan penanganan masalah ini kepada mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku.

“Apapun keputusan dan prosesnya nanti, saya minta dan saya minta tolong bapak ibu semuanya bisa menjaga keamanan dan kondusivitas Desa Pucung Lor,” ujar Kapolsek Kroya di hadapan warga yang hadir.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa jajaran aparat keamanan telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani dan menyampaikan aspirasi serta keinginan warga. Namun demikian, Kapolsek kembali mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing emosi dan tetap mengutamakan ketertiban umum.

“Kami sudah minta tolong kepada bapak ibu semuanya, kami berupaya semaksimal mungkin menyampaikan apa yang menjadi keinginan bapak ibu sekalian. Tapi saya minta tolong sekali lagi untuk jaga keamanan dan ketertiban di Desa Pucung Lor. Tolong jangan anarkis, karena kita tidak tahu beliau bersedia mundur atau tidak,” tegasnya.

Berkat kesigapan aparat gabungan dari Polsek Kroya, Koramil Kroya, serta dukungan polsek jajaran tetangga, situasi di lokasi perlahan dapat didinginkan. Hingga larut malam, aparat keamanan terus berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi di Desa Pucung Lor kembali aman dan kondusif.( Mukharis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *