MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Hujan Deras Picu Banjir di Desa Sikampuh Cilacap, Air Mulai Masuk ke Rumah Warga

Loading

MabesNews.tv, CILACAP – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sikampuh, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, sejak Kamis malam, 30 Oktober 2026, hingga Jumat pagi, 31 Oktober 2026, mengakibatkan banjir di wilayah RT 31 RW 03 Desa Sikampuh.

Hingga berita ini diturunkan, Jumat (31/10/2026) pagi, hujan dilaporkan masih mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, air sungai meluap hingga menggenangi badan jalan desa dan mulai memasuki permukiman warga.

Genangan air dilaporkan telah meluas ke kawasan perkampungan dan masuk ke sejumlah rumah warga. Ketinggian air terus meningkat seiring tingginya curah hujan.

Menyikapi kondisi tersebut, warga RT 31 RW 03 bergotong royong melakukan kerja bakti untuk memperlancar aliran sungai. Upaya ini dilakukan secara swadaya guna mencegah banjir semakin tinggi dan meluas ke permukiman lainnya.

“Kami warga berusaha melancarkan aliran sungai supaya air cepat surut, karena air sudah mulai masuk ke rumah warga,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Hingga saat ini, warga masih bersiaga dan terus memantau perkembangan debit air sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Pemerintah Desa Sikampuh bersama masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat hujan masih berlangsung. Warga yang tinggal di daerah rendah juga diminta segera mengamankan barang-barang berharga serta mengantisipasi kemungkinan kenaikan permukaan air.

 

Warga berharap Pemerintah Kecamatan Kroya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, serta instansi terkait segera turun tangan membantu penanganan banjir, termasuk melakukan normalisasi aliran sungai agar kejadian serupa tidak terus berulang.

 

Masyarakat juga berharap adanya langkah penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir, khususnya di kawasan permukiman yang berdekatan dengan aliran sungai.

 

(Mukharis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *