![]()
MABESNEWS.TV, 23 Oktober 2026.KODI BANGEDO, SUMBA BARAT DAYA NUSA TENGGARA TIMUR.Tangis keadilan kembali menggema dari (Puskesmas Walandimu). Kecamatan Kodi Bangedo, SBD, NTT.
Dua tenaga kesehatan yang menjadi korban penganiayaan brutal, (Tamo Rambu dan Noni Kartini), pada Kamis, 23 Oktober 2026 secara terbuka berharap kepada Mapolres Sumba Barat Daya (SBD) agar pelaku segera diamankan.
Keduanya menegaskan, sebagai tenaga kesehatan mereka dilindungi oleh Undang-Undang saat menjalankan tugas negara. Namun nyatanya, mereka justru menjadi korban kekerasan.
Dua orang nakes berharap kepada Mapolres SBD agar pelaku segera diamankan di Mapolres SBD. Kami sebagai nakes Walandimu juga dilindungi UU, tegas kedua korban kepada Mabesnews.com.
Kedua korban telah menempuh jalur hukum resmi. Laporan resmi mereka masuk ke SPKT Mapolres SBD pada tanggal 30 September 2026.
Namun hingga 23 Oktober 2026, hampir 24 hari berlalu, pelaku yang diduga pasangan suami istri keluarga almarhum Jakka yang jatuh di Jembatan Walandimu itu masih bebas berkeliaran.
Sehingga laporan resmi kami pada tanggal 30 September 2026 agar pelaku segera ditangkap, dan saya atas nama Noni dan Rambu sebagai korban mengharapkan keadilan yang seadil-adilnya agar penegak hukum segera tangkap dan ditindaklanjuti sesuai dengan perbuatan yang dia lakukan kepada kami sebagai manusia juga, jerit Noni Kartini dan Rambu.
Dalam keterangannya, Noni Kartini juga meminta dengan tegas agar pihak terkait segera mengeluarkan (hasil visum et repertum)sebagai bukti kuat penganiayaan yang mereka alami.
Noni Kartini meminta agar hasil visum juga segera dikeluarkan juga, agar terduga pelaku segera tau siapa nama dari pada pelaku penganiaya terhadap kami, tutup Rambu.
Sementara itu, orang tua kandung korban(Jhohanes delo niha) yang melihat anaknya trauma dan psikisnya terganggu akibat ditendang dan dipukul di bagian kuping, hanya berharap satu hal.
Orang tua korban juga hanya berharap UU yang berlaku di SBD/Indonesia. Pelaku segera diamankan, agar kami sebagai keluarga korban aniaya merasa puas, bahwa terduga pelaku diamankan, tegasnya.
Publik dan seluruh nakes di NTT menunggu aksi nyata, bukan hanya janji.
Mabesnews.com akan terus mengawal kasus penganiayaan nakes Walandimu ini hingga tuntas.
Penulis:Dominggus











Leave a Reply