![]()
MabesNews.tv, Kab.Labusel – Sumut : Senin 7 September 2026, Tanaman produksi kelapa sawit milik PTPN Regional I Kebun Sei Baruhur tahun tanam 2004 menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah pokok sawit di lokasi area Afdeling IV ditumbuhi gulma jenis kelompongan pada batang dan semak yang lebat di piringan pokok.
Pantauan awak media di lapangan pada Senin, 7 September 2026, kondisi tanaman yang rencananya akan dilakukan replanting_pada tahun 2029 itu terlihat kurang terawat. Gulma kelompongan menempel di batang pokok sawit, sementara piringan dipenuhi semak belukar.
Kondisi ini dinilai dapat mengganggu pertumbuhan dan produksi buah sawit jika tidak segera ditangani.
Saat dikonfirmasi, Krani Afdeling IV membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut gulma kelompongan yang tumbuh di batang pokok susah untuk dibasmi dan proses lama, pungkasnya.
“Susah pak untuk dibasmi,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi, Senin 7 September 2026.
Lebih lanjut ia menambahkan, Asisten Afdeling IV tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait perawatan tanaman di wilayahnya.
Menanggapi kondisi ini, awak media berharap pihak Holding PTPN Regional I segera melakukan pengecekan langsung ke area tanaman produksi di Kebun Sei Baruhur, khususnya Afdeling IV.
Perawatan tanaman menjadi kunci untuk menjaga produktivitas hingga masa replanting tiba pada 2029 mendatang. Jika dibiarkan, dikhawatirkan produksi akan terus menurun dan menambah beban saat peremajaan nanti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Manajemen PTPN Ragional I agar melakukan evaluasi dan penindakan terhadap gulma kelompongan yang bertumbuh kembang biak pada batang tanaman produksi kelapa sawit.
Bersambung….
Ditulis oleh :
( RS ).











Leave a Reply