MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Kick Off KAHMI Center: Meneguhkan Semangat Pembaruan dan Pengabdian

Loading

Oleh: Abdul Rachman Sappara

Pembangunan KAHMI Center bukan sekadar proyek fisik mendirikan sebuah gedung. Lebih dari itu, pembangunan ini merupakan simbol kebangkitan semangat organisasi untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Melalui kegiatan Kick Off dan Doa Bersama yang digelar di Jalan Turi, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Juli 2026, KAHMI mengawali sebuah ikhtiar besar yang sarat makna.

Istilah kick off sendiri merupakan penanda dimulainya suatu proyek. Pada momentum inilah seluruh pemangku kepentingan dipertemukan untuk menyatukan visi, memahami tujuan bersama, serta memperjelas peran masing-masing agar proses pembangunan berjalan sesuai harapan. Dengan demikian, kick off bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal komitmen kolektif.

Kehadiran sejumlah tokoh nasional, seperti Akbar Tanjung, Abdullah Puteh, Wakil Menteri Agama RI H. Muhammad Romo Syafi’i, Hamdan Zoelva, Muhammad Qodari, serta para pengurus KAHMI lainnya menunjukkan bahwa pembangunan KAHMI Center mendapat perhatian luas. Hal ini mencerminkan besarnya harapan agar organisasi alumni HMI terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan nasional.

Gedung baru yang akan dibangun menggantikan gedung lama juga memiliki makna filosofis. Pergantian ini bukan hanya soal bangunan yang lebih modern, tetapi menjadi simbol penyegaran pemikiran, penguatan nilai-nilai perjuangan HMI, serta aktualisasi peran alumni dalam menjawab tantangan zaman.

Rencana pembangunan yang membutuhkan dana sekitar Rp9 miliar tentu memerlukan semangat gotong royong. Gagasan agar para Presidium MN KAHMI berkontribusi menjadi cerminan pentingnya kepemimpinan yang memberi teladan dalam mewujudkan cita-cita bersama. Keberhasilan pembangunan akan sangat ditentukan oleh kebersamaan seluruh keluarga besar KAHMI.

Harapan agar KAHMI Center selesai dalam waktu enam bulan dan dapat diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi target yang menggambarkan optimisme organisasi. Namun, yang jauh lebih penting daripada siapa yang meresmikan adalah bagaimana gedung tersebut nantinya menjadi pusat lahirnya gagasan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintahan RI, Muhammad Qodari, momentum kick off hendaknya dimaknai sebagai awal membangun sinergi, memperkuat komunikasi, dan mempertegas komitmen bersama. KAHMI Center diharapkan menjadi rumah besar bagi lahirnya pemikiran-pemikiran strategis yang bermanfaat bagi Indonesia.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari megahnya gedung yang dimiliki, tetapi dari sejauh mana gedung itu menjadi pusat lahirnya karya, gagasan, dan pengabdian untuk umat, bangsa, dan negara. KAHMI Center diharapkan menjadi simbol bahwa semangat keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian alumni HMI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *