![]()
MABESNEWS.TV, 26 Oktober 2026. KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA, NTT Media Mabesnews.com melakukan konfirmasi langsung terkait perkembangan kasus penganiayaan dua orang tenaga kesehatan yang bertugas di (Puskesmas Walandimu).Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Konfirmasi dilakukan kepada penyidik yang menangani perkara tersebut melalui sambungan WhatsApp pribadinya pada Senin, 26 Oktober 2026.
Dalam konfirmasi tersebut, penyidik mengakui bahwa pihaknya belum bisa memberikan nama terduga pelaku penganiayaan terhadap (Tamo Rambu (perawat) dan Noni Kartini (bidan) yang terjadi pada 30 September 2026 di Puskesmas Walandimu.
Penyidik belum bisa memberikan nama terduga pelaku. Dari kami pihak Polres akan berkoordinasi terus kepada Kapolsek Kodi Bangedo, karena tanggal 30 September 2026. dari Polsek Kodi yang membantu kami membawa korban, sebut penyidik saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pribadinya.
Pernyataan ini memperkuat informasi sebelumnya yang disampaikan (Penyidik Vian) pada Senin malam, 26 Oktober 2026 pukul 19.22 WITA, bahwa identitas terduga pelaku pasangan suami istri (wanita dan laki-laki) belum diperoleh, karena pada saat kejadian pihak (Polsek Kodi Bangedo) yang membawa keluarga korban penganiayaan di Puskesmas.
Diketahui, laporan resmi kasus ini telah masuk melalui (SPKT Mapolres SBD pada 30 September 2026). Pada Senin, 26 Oktober 2026, Kepala Puskesmas Walandimu mendampingi langsung kedua korban, orang tua korban (Jhohanes )dan saksi-saksi untuk memberikan keterangan di Mapolres SBD.
Dari pemeriksaan tersebut, baru satu orang saksi yang berhasil diambil keterangannya, satu saksi tidak hadir karena sakit stroke dan dirawat di rumah sakit, serta pemeriksaan saksi tambahan dijadwalkan pada hari Rabu.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Walandimu berharap pelaku segera diamankan agar pelayanan sesuai SOP Puskesmas dapat kembali normal, karena pihaknya masih merasa takut dan trauma. Orang tua korban juga mengaku belum puas karena hingga 26 hari laporan belum ada titik temu.
Hingga berita ini diturunkan, Polres SBD masih terus berkoordinasi dengan Kapolsek Kodi Bangedo untuk mengungkap identitas terduga pelaku.
Penulis: Dominggus














Leave a Reply