![]()
MabesNews.tv– Jambi, Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Provinsi Jambi dilaporkan semakin meluas. Berdasarkan informasi yang beredar, luas kawasan tambang emas ilegal di wilayah tersebut disebut telah mencapai sekitar 60.000 hektare, atau setara hampir lima kali luas Kota Bogor.
Meluasnya aktivitas PETI disebut telah mengubah fungsi lahan di sejumlah wilayah. Sawah yang sebelumnya menjadi sumber pangan masyarakat kini beralih menjadi kawasan pertambangan. Kondisi ini mengakibatkan sebagian warga semakin bergantung pada pasokan beras dari Kabupaten Kerinci dengan harga yang relatif lebih tinggi.
Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, mengakui bahwa aktivitas PETI di wilayah Jambi semakin masif. Menurutnya, upaya penegakan hukum tidak cukup hanya menyasar para pelaku yang bekerja di lapangan, tetapi juga harus membongkar jaringan di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.
“Tidak cukup hanya menangkap operator di lapangan. Kami akan mengejar siapa pemodalnya, siapa yang menyediakan alat berat, siapa yang mengatur kegiatan, serta siapa yang menampung hasil tambang,” ujar Erlan, Selasa (11/8/2026).
Sementara itu, Koordinator Divisi Komunikasi Komunitas Konservasi Indonesia (KKI), Wardi Sukma Reni, menilai persoalan ekonomi menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat terlibat dalam aktivitas PETI. Namun, menurutnya, sebagian besar masyarakat yang bekerja di lokasi tambang hanya berstatus sebagai pekerja bagi para pemodal yang memiliki modal, alat berat, dan jaringan pemasaran emas.
Ia menyebut, keuntungan terbesar dari aktivitas tambang ilegal justru lebih banyak dinikmati oleh para pemodal. Sementara para pekerja di lapangan harus menghadapi berbagai risiko, mulai dari ancaman hukum, keselamatan kerja, hingga dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas pertambangan ilegal.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan menyeluruh, tidak hanya terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual dan pemodal di balik maraknya aktivitas PETI di Provinsi Jambi.
Reporter: Tim Media Lapangan (HBL)











Leave a Reply