![]()
Mabesnews.tv, Banda Aceh- Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, ST, M.Si, menerima kunjungan sastrawan senior Aceh, L K Ara, di ruang kerja Plt Sekda Aceh, kemarin.
Dalam kunjungan tersebut, L K Ara menyerahkan buku terbarunya berjudul Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda yang diterbitkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Kunjungan itu berlangsung dalam suasana akrab dan penuh penghargaan terhadap dunia sastra serta khazanah sejarah Aceh. L K Ara, sastrawan yang kini berusia 89 tahun, melukiskan
buku yang ditulis merupakan bagian dari ikhtiarnya untuk merawat ingatan sejarah Aceh melalui karya sastra.
Melalui syair, L K Ara menghadirkan kembali riwayat Sultan Iskandar Muda, salah seorang tokoh terbesar dalam sejarah Kesultanan Aceh, yang dikenal karena kepemimpinannya serta kejayaan Aceh pada masanya.
Buku Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda mendapat perhatian khusus karena diterbitkan dalam dua bahasa. Kehadiran edisi Bahasa Inggris diharapkan dapat memperkenalkan sejarah dan kebesaran Aceh kepada pembaca yang lebih luas, termasuk masyarakat internasional.
Buku tersebut juga dilengkapi kata sambutan dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, serta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).
Dalam kesempatan itu, L K Ara juga berbagi cerita mengenai perjalanan kepenyairannya dan upayanya selama ini dalam mengangkat sejarah, kebudayaan, serta nilai-nilai peradaban Aceh melalui puisi dan syair.
Sastrawan senior tersebut baru-baru ini menerima Anugerah Adiluhung dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan panjang dan pengabdiannya dalam dunia kebudayaan dan kesusastraan.
Di usia 89 tahun, L K Ara tetap menunjukkan semangat berkarya. Baginya, sastra bukan sekadar tempat menulis puisi, melainkan juga ruang untuk menyimpan ingatan sebuah bangsa.
“Penyerahan buku Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda kepada Plt Sekda Aceh Taufik, ST, M.Si menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya sastra dengan para pemangku kebijakan, sekaligus mengingatkan pentingnya merawat sejarah dan kebudayaan Aceh,’ ucap LK Ara kepada media ini, via telepon selular, Rabu 9/9/2026.(tiar)











Leave a Reply