![]()
MabesNews.tv, SUMBA BARAT DAYA, NTT, DESA BONDO KODI, KEC. KODI – 26 SEPTEMBER 2026 -Setelah menjadi sorotan warga karena dikerjakan tanpa papan informasi dan diduga menggunakan pasir laut, Media Mabesnews.com. berhasil melakukan konfirmasi langsung melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya kepada Kepala Tukang.
Melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya, Kepala Tukang SDN Tosi, Bapak Riski, secara jujur mengakui di hadapan redaksi Mabesnews.com bahwa proyek tersebut memang dari awal tidak dipasangi papan informasi.
Papan informasinya lupa dipasang. Saya akui dari awal pekerjaan sampai saat ini memang belum dipasang, dan saat ini saya di Waitabula untuk saya ambil papan informasinya, ucap Bapak Riski melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya kepada Media Mabesnews.com.

Pengakuan ini direkam dan menjadi bukti otentik bahwa proyek Revitalisasi Kemendikbudristek 2026 di SDN Tosi yang anggarannya hampir Rp. 500 Juta hingga Rp. 1 Miliar itu adalah PROYEK SILUMAN.WARGA MURKA: ALASAN LUPA TIDAK MASUK AKAL.Padahal sebelumnya warga Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, sudah curiga dan geram.
Kami warga Tosi tidak tahu berapa anggaran yang masuk ke SDN Tosi ini. Tidak ada papan proyek. Kami hanya lihat tukang kerja pakai pasir laut yang diambil dari pesisir. Kalau pakai pasir laut, gedung tidak akan tahan lama, semprot warga dengan geram.
Secara teknik, pasir laut sangat dilarang karena mengandung garam tinggi yang membuat besi beton korosi dan bangunan bisa roboh menimpa siswa!
Kini setelah adanya pengakuan langsung via telepon WhatsApp dari Kepala Tukang, warga semakin mendesak *Dinas P dan K SBD, Inspektorat SBD, dan BPMP Provinsi NTT* untuk segera turun dan memeriksa Kepala SDN Tosi selaku Ketua P2SP.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN Tosi masih BUNGKAM dan belum bisa dikonfirmasi.
Penulis: Dominggus











Leave a Reply