MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Tokoh Kodi Desak Pemkab SBD Evaluasi Tuntas Program Unggulan, Transparansi Jadi Kunci Pembangunan

Loading

MabesNews.tv, SUMBA BARAT DAYA, NTT — Suara dari pelosok Kodi kembali menggema. Tokoh masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Yeremias Tanggu, S.Sos, mendesak Pemerintah Kabupaten SBD melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program-program unggulan daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terlihat dalam dokumen dan laporan, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Yeremias saat ditemui di Kecamatan Kodi, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Setiap tahun pasti ada program unggulan, seperti membangun desa dan menata kota, pengadaan air, serta perluasan jaringan listrik PLN. Program-program tersebut sudah berjalan, tetapi perlu dievaluasi secara detail,” tegas Yeremias yang akrab disapa Pak Yerre.

Ia menilai, kinerja pemerintahan yang baik membutuhkan keberanian untuk menata kembali prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, alasan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghambat dalam menjawab persoalan mendasar yang dihadapi warga.

“Berapa pun anggaran yang tersedia harus disesuaikan dengan kebutuhan dan keluhan masyarakat. Warga harus didengar. Pemerintah SBD perlu memperhatikan pembangunan jalan, ketersediaan air, serta penerangan agar anak-anak sekolah dapat belajar dengan baik,” ujarnya.

Bagi Pak Yerre, tiga sektor tersebut merupakan fondasi penting pembangunan daerah. Jalan membuka akses, air menjamin kehidupan, sementara penerangan membuka peluang masa depan bagi generasi muda.

Pariwisata SBD Jangan Dilupakan

Selain infrastruktur dasar, Yeremias juga mengingatkan Pemkab SBD agar tidak mengabaikan sektor pariwisata yang dinilainya memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Terkait perkembangan pariwisata, jangan diabaikan dan jangan dilupakan, karena pariwisata sangat menjanjikan. Yang terutama perlu dilihat adalah akses jalan dan fasilitas di destinasi. Pemerintah harus membangun dan mendukung fasilitas yang dibutuhkan,” katanya.

Menurutnya, tanpa akses jalan yang memadai serta fasilitas dasar di kawasan destinasi, potensi pariwisata SBD akan sulit berkembang secara maksimal.

Transparansi dan Media Menjadi Kunci

Pesan tegas juga disampaikan Yeremias terkait tata kelola pemerintahan, khususnya transparansi anggaran dan kebebasan pers.

Ia menilai keterbukaan informasi serta akuntabilitas merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Transparansi keuangan itu penting. Titik utama dalam membangun adalah transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.

Yeremias juga menyatakan dukungan terhadap keberadaan insan pers di Kabupaten SBD. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah.

“Saya mendukung hadirnya media. Di mana ada suara rakyat, media harus menyampaikannya. Pemerintah SBD juga membutuhkan tulisan-tulisan wartawan. Media jangan dikotak-kotakkan. Kita sangat membutuhkan media agar lorong-lorong yang gelap bisa menjadi terang,” ujarnya.

Ia meminta agar media tidak disudutkan maupun didiskriminasi dan dapat menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan amanat Undang-Undang Pers.

“Biarkan media bekerja sesuai amanat UU Pers,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Yeremias kembali menegaskan bahwa kritik dan pemberitaan media seharusnya dipandang sebagai bagian dari kontrol sosial, bukan sebagai ancaman bagi pemerintah.

“Apa yang teman-teman media tulis, saya support. Namun yang perlu dievaluasi adalah program-program yang sudah bagus agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Seruan dari Kodi tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan SBD tidak semata-mata diukur dari banyaknya proyek yang dikerjakan. Lebih dari itu, pembangunan harus terlihat dari terbukanya akses jalan desa, mengalirnya air bersih, tersedianya penerangan, serta terbukanya ruang kritik dan partisipasi masyarakat.

 

Penulis: Dominggus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *