MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

KPK Panggil Sekda Muara Enim Yulius dan Anggota DPRD Perkara Kasus Suap Bupati Edison 

Loading

MabesNews.tv, Muara Enim Sumsel – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang menjadwalkan pemeriksaan saksi di Mako Satbrimob Polda Sumsel. Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Muara Enim yang menjerat Bupati nonaktif Muara Enim, Edison.

Untuk memanggil para saksi pada perkara korupsi ini, berikut rincian informasi dan perkembangan terbarunya:

Lokasi Pemeriksaan: Seluruh saksi dipanggil untuk diperiksa secara intensif oleh penyidik KPK di Mako Satbrimob Polda Sumatera Selatan, Palembang.

 

Pemeriksaan dilakukan secara bergantian. Saksi yang dipanggil di antaranya meliputi Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim Yulius, anggota DPRD Muara Enim Harmison, serta sejumlah PNS dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat seperti Hendy Pebriansyah dan Budianto.

 

Kasus yang Didalami: Perkara ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Setelah penangkapan tersebut, KPK menetapkan empat orang tersangka, termasuk Bupati Muara Enim Edison, yang diduga terlibat praktik suap pengadaan proyek, termasuk pengadaan Smart TV.

 

KPK panggil Sekda dan anggota DPRD Muara Enim di kasus Edison

Tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Fika Nur Alawi (tengah) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/7/2026). KPK kembali melakukan penahanan terhadap Direktur PT. Milenium Solusi Abadi Fika Nur Alawi yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan tahun anggaran 2025-2026 yang telah menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison sebagai tersangka.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Yulius dan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Harmison sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison.

 

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi di Mako Satbrimob Polda Sumatera Selatan atas nama YLS selaku Sekda Muara Enim, dan HRM selaku anggota DPRD Muara Enim,” ujarnya.

 

Selain kedua pejabat tersebut, KPK juga memanggil lima saksi lainnya, yakni HEN, BDN, dan RTW selaku aparatur sipil negara pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim serta LET dan RAR dari pihak swasta.

 

Sebelumnya, KPK menangkap 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada 7–8 Juni 2026. Lima orang ditangkap di Jakarta dan lima lainnya di Sumatera Selatan.

 

Dalam OTT ke-12 KPK sepanjang 2026 itu, Bupati Muara Enim Edison menjadi salah satu pihak yang diamankan.

 

Pada 9 Juni 2026, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025–2026.

 

Keempat tersangka tersebut ialah Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi, serta Adi Triyadi yang merupakan keponakan Edison.

 

KPK kemudian melakukan OTT lanjutan pada 10 Juni 2026 dan menangkap lima aparatur sipil negara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Operasi tersebut merupakan OTT ke-13 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

 

Selanjutnya, pada 11 Juni 2026, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengondisian audit BPK terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025.

 

Kelima tersangka tersebut ialah Edison, Cory Erin Hardi, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika Nur Alawi, Augusz Dewanggara selaku pihak swasta yang pernah menjadi staf ahli anggota DPR RI dan kini bertugas di BPK RI, serta ASN BPK RI yang pernah menjabat Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan Titin Rita Lestari.

 

Terpisah Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi FAKTA Jumat (10/7/2026) ” Siang mas Budi dari wartawan majalah fakta mau konfirmasi terkait Kasus OTT Bupati Muara Enim Edison dan Sekretaris Dinas Pendidikan Muara Enim Abi Nurwandani informasi pihak penyidik melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel ada 9 selaku saksi tks Bambang md ” belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini dipublish (Dd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *