![]()
MabesNews.tv, SUMBA BARAT DAYA, NTT – Yayasan Pendidikan Syukur Abadi (YAPENSA) menggelar rapat Komite SMP Katolik Ilhaloko yang dihadiri Ketua Yayasan, Pembina Yayasan, Ketua Komite Sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seluruh orang tua murid, serta dewan guru dan pegawai yayasan. Kegiatan berlangsung di Desa Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (11/7/2026).
Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam upaya memajukan dunia pendidikan, khususnya di SMP Katolik Ilhaloko.
Saat ini, SMP Katolik Ilhaloko memiliki 69 siswa dengan 12 orang guru, termasuk satu guru berstatus PPPK paruh waktu. Sementara itu, sekolah di bawah naungan YAPENSA lainnya, yakni SD, memiliki 151 siswa, sedangkan TK memiliki 30 siswa yang dibimbing oleh tiga orang guru.
Agenda utama rapat membahas pentingnya kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak sebagai kunci agar SMP Katolik Ilhaloko dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Pembina Yayasan, Wilhelmus Wora Kabako, bersama Ketua Yayasan, Rosalia Rehi Homba, menegaskan komitmen yayasan untuk terus memberikan arah kebijakan serta dukungan terhadap pengembangan sekolah. Namun, menurut mereka, keberhasilan sekolah sangat ditentukan oleh kekompakan antara yayasan, komite sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Tokoh agama yang hadir mengingatkan pentingnya membangun karakter peserta didik melalui penguatan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan akhlak yang baik. Menurutnya, sekolah yang maju tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter para siswanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung berbagai program sekolah, termasuk membuka ruang bagi siswa untuk berkreasi, berorganisasi, dan terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan guna memperluas wawasan dan pengalaman mereka.
Seluruh orang tua murid juga menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra aktif sekolah dengan mengawasi proses belajar anak di rumah, menghadiri kegiatan sekolah, serta menjaga komunikasi yang baik dengan para guru.
Melalui rapat tersebut, seluruh peserta menyepakati pentingnya membangun sinergi antara yayasan, komite sekolah, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan SMP Katolik Ilhaloko sebagai sekolah yang unggul dalam prestasi akademik, kuat dalam pembentukan karakter, serta menjadi kebanggaan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya.
(Dominggus)














Leave a Reply