![]()
MABESNEWS.tv, SORONG. PAPUA BARAT DAYA – Praktisi hukum PERAPFEN (Pengacara dan Penasehat Hukum Fokker4 Nusantara) sekaligus Ketua LBH BSN (Bintang Sembilan Nusantara) Wilayah Papua Barat Daya, Agung RPP, memberikan apresiasi atas langkah cepat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus yang turun langsung memeriksa kondisi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong. Namun, ia menilai sejumlah hal krusial masih perlu dikaji secara mendalam.
Agung RPP yang juga menjabat sebagai Pemimpin salah satu Media Nasional, menyampaikan hal tersebut di Sorong, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, klaim bahwa bangunan yang ditemukan merupakan rumah dinas dan tempat pelaksanaan asimilasi perlu dibuktikan secara transparan. Ia juga menyoroti adanya perubahan kondisi sejumlah bangunan yang tampak berbeda dibandingkan saat kunjungan mendadak sebelumnya.
“Jika memang tidak ada yang disembunyikan, mengapa kedatangan Ombudsman saat sidak justru terkesan dipersulit, dihalang-halangi, hingga terjadi perdebatan yang tidak profesional dan dipertontonkan ke publik se-Indonesia?” tanya Agung.
Ia menegaskan, fakta bahwa fasilitas berstandar mewah yang sebelumnya terlihat kini justru kosong dan entah ke mana perginya semakin menimbulkan tanda tanya besar.
“Langkah menonaktifkan sejumlah anggota di lingkungan Lapas Cibinong sudah tepat dan perlu didukung agar proses penyelidikan berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Agung juga menyarankan agar Ombudsman segera menyampaikan penjelasan dan temuan lengkap kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Arpp🇮🇩











Leave a Reply