MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Kepala Desa Tajok Kayong Apresiasi Bantuan Karhutla PT. Bumitama Gunajaya Agro ( BGA )

Loading

Mabesnews.tv, Ketapang , Nanga Tayap– Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hampir selalu membayangi warga ketika kemarau tiba, tak terkecuali di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sepanjang kemarau yang berlangsung dari Juli sampai Oktober, PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) turun tangan menangani karhutla dengan cara yang dinilai tertata, terhubung dengan pihak terkait, dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah. Upaya itu disambut ucapan terima kasih dari Kepala Desa Tajok Kayong, Sumarlin. 27-20-2027

Mesin pemadam Embong dan aksi langsung perusahaan dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, hal ini mengurangi rasa was -was dan kekuatiran terhadap penyebaran api yang meluas ke segala arah hingga ke pemukiman masyarakat setempat.

Api Mudah Menjalar, Perusahaan Bergerak

Saat kemarau, tanah dan vegetasi mengering sehingga api gampang tersulut dan merembet ke area lain. Situasi ini menuntut kewaspadaan serta respons cepat dari banyak pihak.

Menyikapi hal tersebut, PT BGA tidak berhenti pada persiapan internal. Perusahaan menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Forkompimcam di sekitar area. Tujuannya agar informasi yang dipegang semua pihak seragam, peran di lapangan terbagi dengan jelas, dan setiap tindakan tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Dukungan perusahaan hadir dalam tiga bentuk. Pertama, penyerahan perlengkapan pemadam seperti mesin pompa dan pipa air untuk membantu pemadaman di wilayah sekitar. Kedua, penyaluran tandon dan air bersih bagi warga, disertai pembangunan embung sebagai cadangan air ketika api muncul di tengah kemarau yang minim air. Ketiga, keikutsertaan perusahaan memadamkan api langsung di lokasi bersama pihak-pihak lain.

Perlengkapan tersebut mempercepat proses pemadaman, sedangkan embung menjamin air tetap tersedia walau sumber lain menyusut di puncak kemarau. Keterlibatan personel perusahaan di lapangan turut menambah kekuatan bagi pemerintah kecamatan, kepolisian, dan pemerintah desa.
Kades: Warga Merasakan Manfaatnya.

Kepala Desa Tajok Kayong, Sumarlin, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT BGA. Menurutnya, perlengkapan pemadam, embung, dan kehadiran langsung perusahaan saat api dipadamkan sangat menolong warga yang bermukim dekat area rawan terbakar.

“Atas nama warga Desa Tajok Kayong, kami berterima kasih kepada PT BGA. Alat pemadam, embung, dan pertolongan langsung ketika api dipadamkan sangat besar artinya bagi kami. Kami bisa merasakan perhatian perusahaan terhadap karhutla di Nanga Tayap,” ujar Sumarlin.

Manfaat bantuan itu terasa terutama ketika api muncul dan air sulit diperoleh pada musim kemarau, sehingga warga dan perangkat desa memiliki bekal yang lebih baik untuk bertindak cepat.

Kerja Sama Jadi Kunci

Karhutla dapat merusak ekosistem, memicu gangguan pernapasan akibat asap, mengusik rutinitas warga, dan merugikannya perekonomian. Karena itu, penanganan yang efektif memerlukan gotong royong antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar api dapat dipadamkan lebih cepat dan dicegah sejak awal.

Harapannya, kerja sama yang sudah terjalin di Nanga Tayap terus dirawat dan diperkuat lewat patroli, sosialisasi, serta kesiapan peralatan sepanjang kemarau. Dengan begitu, wilayah ini diharapkan terhindar dari kerugian yang lebih besar dan warga dapat beraktivitas dengan tenang.

( DA )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *