MabesNews.TV

Media Siber Mabes RI

Lewat SAE Ceria, Bunda PAUD Majalengka Kenalkan Lingkungan Pemerintahan kepada Anak Usia Dini.

Loading

Mabesnews.tv-MAJALENGKA, Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai kunjungan puluhan anak TK Al-Farisi ke Pendopo Kabupaten Majalengka, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program SAE Ceria yang digagas Bunda PAUD Kabupaten Majalengka sebagai salah satu upaya menghadirkan pembelajaran anak usia dini yang menyenangkan, kontekstual dan inklusif.

 

Anak-anak tidak hanya belajar di dalam ruang kelas, tetapi juga diajak mengenal lingkungan di luar sekolah melalui pengalaman secara langsung. Dalam kunjungan tersebut, peserta didik diperkenalkan dengan Pendopo Kabupaten Majalengka sebagai salah satu lingkungan pusat pemerintahan daerah.

 

Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah, mengatakan kegiatan pembelajaran di luar sekolah merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman baru kepada anak-anak.

 

Menurutnya, anak usia dini akan lebih mudah memahami suatu pengetahuan ketika mereka dapat melihat dan merasakan langsung lingkungan yang menjadi objek pembelajaran.

 

“SAE Ceria ini merupakan salah satu upaya kita memberikan pendidikan yang inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak. Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga bisa dilakukan di lingkungan luar sekolah,” ujar istri Bupati Eman Suherman ini.

 

Ia menjelaskan, kunjungan anak-anak TK Al-Farisi ke Pendopo Kabupaten Majalengka sengaja dilakukan untuk mengenalkan lingkungan pemerintahan sejak usia dini.

 

“Hari ini anak-anak dari TK Al-Farisi kita ajak berkunjung ke Pendopo Kabupaten. Mereka dikenalkan dengan kantor pemerintahan, bagaimana lingkungan pemerintahan itu dan siapa saja yang bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tentunya disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan usia anak-anak,” katanya.

 

Iim menambahkan, kegiatan seperti ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual. Anak-anak dapat belajar mengenal lingkungan, bersosialisasi, berkomunikasi, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu.

 

“Yang paling penting anak-anak merasa senang. Dari rasa senang itu muncul rasa ingin tahu, kemudian mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Jadi belajar sambil bermain, belajar sambil melihat langsung lingkungan di sekitarnya,” ungkapnya.

 

Program SAE Ceria sendiri merupakan Storytelling Edukatif untuk Anak melalui Cerita Animasi Majalengka, yang dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat literasi serta mengenalkan anak pada lingkungan, sejarah dan budaya daerah.

Pembelajaran Tidak Hanya di Dalam Kelas.

 

Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Budi Winarto mengatakan pihaknya mendukung kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada anak.

 

Menurutnya, pembelajaran PAUD memang harus disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini yang membutuhkan kegiatan konkret, menyenangkan dan tidak monoton.

 

“Anak-anak usia dini belajar melalui pengalaman. Karena itu, kegiatan seperti kunjungan ke Pendopo ini sangat baik untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Mereka bisa melihat langsung lingkungan pemerintahan, mengenal berbagai ruangan dan memahami secara sederhana bahwa ada tempat yang digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pembelajaran di luar kelas juga dapat membantu mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari kemampuan berkomunikasi, kemandirian, sosial emosional hingga keberanian untuk bertanya dan menyampaikan pendapat.

 

“Ini sejalan dengan upaya kita menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, aman, nyaman dan berpusat pada anak. Jadi bukan hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi bagaimana anak tumbuh secara utuh,” katanya.

 

Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka sendiri menempatkan layanan PAUD berkualitas, inklusif dan berpusat pada anak sebagai bagian dari arah pengembangan PAUD di daerah.

 

 

Anak Antusias Kenal Pendopo Kabupaten.

 

Sementara itu, Kepala TK Al-Farisi, Nani Suryani mengaku kegiatan kunjungan tersebut mendapat respons positif dari anak-anak.

 

Menurutnya, sejak berangkat hingga tiba di Pendopo Kabupaten Majalengka, anak-anak terlihat antusias dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

 

“Anak-anak sangat senang karena mendapatkan pengalaman yang berbeda dari biasanya. Kalau di sekolah mereka belajar bersama guru di dalam kelas, hari ini mereka bisa melihat langsung lingkungan Pendopo dan mengenal bahwa ini merupakan bagian dari kantor pemerintahan Kabupaten Majalengka,” tuturnya.

 

Ia berharap kegiatan pembelajaran di luar sekolah dapat dilakukan secara berkelanjutan karena memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta didik.

 

Kegiatan kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi anak-anak untuk mengenal Kabupaten Majalengka dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.

 

Dengan pendekatan tersebut, SAE Ceria diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan hiburan bagi anak usia dini, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan yang mempertemukan sekolah, keluarga, pemerintah dan lingkungan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, memiliki rasa ingin tahu, mengenal lingkungan sekitarnya serta memiliki karakter positif sejak usia dini.

Langkah tersebut sejalan dengan arah Bunda PAUD Kabupaten Majalengka untuk mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, berkarakter dan berkelanjutan menuju Majalengka Langkung SAE.(hombing)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *