![]()
MabesNews.tv, MANDAILING NATAL — Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat kembali diwujudkan secara nyata oleh PT Sorik Mas Mining. Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Sorik Mas Mining menggelar sosialisasi edukatif yang memadukan isu kelestarian alam dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di SMAN 1 Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (22/07/2026).
Langkah kolaboratif ini dirancang untuk membina generasi muda agar memiliki kesadaran ekologis sekaligus kepedulian terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini.
Sinergi Tiga Pilar demi Generasi Muda Sehat dan Berwawasan Lingkungan
Dalam kegiatan tersebut, tim PT Sorik Mas Mining bertindak sebagai mentor utama yang membekali para siswa dengan wawasan kritis seputar,
Keseimbangan Ekosistem: Pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar.
Sanitasi dan Higienitas: Tata cara pengelolaan kebersihan yang ideal di lingkungan sekolah dan rumah.
Edukasi Air Bersih vs Air Sehat: Pemahaman teknis mengenai parameter perbedaan antara air bersih dan air yang aman serta sehat untuk dikonsumsi.
Tak hanya menitikberatkan pada isu lingkungan hidup, PT Sorik Mas Mining juga berkolaborasi aktif dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Siabu. Kehadiran tenaga medis ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pencegahan DBD, mengingat tingginya risiko penyebaran penyakit tersebut saat musim pancaroba.
Apresiasi dan Sinergi Lintas Sektor
Kepala SMAN 1 Siabu, Muhammad Arif, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kepedulian PT Sorik Mas Mining terhadap anak didiknya.
“Momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Para siswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai lingkungan hidup, ekosistem, serta edukasi penting tentang cara membedakan air bersih dan air sehat,” ujar Muhammad Arif.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Siabu, Akbar Komaini, memaparkan materi aplikatif mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta langkah-langkah praktis menekan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di lingkungan sekolah dan pemukiman warga.
Membentuk
Sinergi antara sektor swasta, lembaga kesehatan, dan instansi pendidikan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Melalui pembekalan ini, para siswa SMAN 1 Siabu didorong untuk menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar dalam menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kelestarian alam di Kabupaten Mandailing Natal.











Leave a Reply